Pencarian 4 Korban Laka Laut Hari ke-4, Hasil Nihil

 

Nanang (deadline-news.com)-Balutsulteng-Upaya pencarian 4 orang korban kecelakaan lalulintas laut (Lakalaut) bersama tim kampanye calon wakil Bupati Banggai Laut (Balut) almahrum Asgar Badalia di hari ke 4 hasilnya masih nihil. Demikin informasi yang dihimpun dari Polres Banggai Laut Jum’at pagi (6/11-2020).

Tim Sar gabungan BASARNAS, POLRI, TNI AD-AL, BPLP dan BPBD Balut itu, masih terus melakukan pencarian lanjutan hingga hari ini Jum,at (6/11-2020).

Waka Polres Balut Kompol MD Dharma yang dikinfirmasi via chat di whatsappnya mengakui pencarian laka laut hingga hari ke 4 masih nihil.

“Masih tetap dilakukan pencarian hasilnya msh NIHIL,”tulis Kompol MD Dharma menjawab konfirmasi deadline-news.com Jum’at pagi (6/11-2020), sekitar pukul 10:7 wita dari Balut.

Berikut laporan Polres Balut ke Kapolda Sulteng Irjen Pol.Abdul Rakhman Baso:

  1. Pukul 04.30 wita Tim SAR Gabungan melaksanakan Apel kesiapan yang diikuti sebanyak 35 orang terdiri dari unsur :
    A. Basarnas
    B. Polri
    C. TNI AD
    D. TNI AL
    E. BPLP
    F. BPBD Kab Balut

  2. Pukul 05.00 wita Kapal Tim SAR KN BHISMA bertolak menuju titik pencarian pertama yang sudah ditentukan dalam SAR MAP Prediction.

  3. Sekitar pukul 07.45 wita kapal KN BHISMA tiba di perairan Pulau Sonit untuk melakukan penyisiran sesuai arah arus gelombang air laut.

  4. Sekitar pukul 13.30 wita didapatkan informasi bahwa seorang nelayan menemukan papan tempat duduk speed boat yang tenggelam di lokasi 5 mil arah utara Tkp tenggelamnya speed boat.

  5. Sekitar pukul 14.00 wita, speed boat sat polair yang sedang menyisir pesisir pantai Pulau Sonit bergerak menuju tempat ditemukannya papan tempat duduk speed boat yang tenggelam.

  6. Sekitar pukul 15.30 wita, kapal KN BHISMA bergerak menyisir ke arah selatan Pulau Sonit.

  7. Sekitar pukul 16.30 wita kapal KN BHISMA berlabuh di Pulau Sonit untuk menurunkan perahu karet dan 4 orang personil SAR yang akan menyisir pesisir pantai Pulau Sonit.

  8. Sekitqr pukul 17.00 wita kapal KN BHISMA bertolak dari Pulau Sonit menyisir ke arah utara dan menuju Banggai Laut.

  9. Pukul 20.30 wita kapal KN BHISMA tiba dan berlabuh di pelabuhan Banggai Laut.

  10. Pukul 21.30 wita dilaksanakan anev dan rencana kegiatan pencarian hari ke-5.

Hasil pencarian yang dilaksanakan Tim SAR pada hari ke-4 :

  1. Belum ditemukan 4 korban yang dinyatakan hilang.

  2. Ditemukannya papan tempat duduk speed boat yang tenggelam dilokasi 5 mil arah utara dari Tkp tenggelamnya speed boat.

  3. Selain Kapal KN BHISMA, pencarian korban juga dilakukan oleh 1 unit Speed boat Sat Polair, 3 unit speed boat warga, beberapa kapal motor nelayan (body batang) yang ditumpangi personil Polri dan nelayan.

Rencana pencarian hari ke-5, Jumat tanggal 06 Nov 2020 sesuai SAR MAP Prediction akan diperluas ke arah utara sesuai arah arus air laut hingga hari ini dan adanya petunjuk ditemukannya papan tempat duduk 5 mil arah utara dari Tkp.

Sampai berita ini naik tayang, Tim Sar Gabungan itu masih terus melakukan pencarian dengan menyisir Pulau Sonik sampai ke wilayah Maluku Utara. ***

7 Bacaleg Balut Jalani Persidangan, Satu Ditetapkan DPO

Irwan (Deadline-news.com)-Luwuksultim) – Sebanyak 7 orang  Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) Kabupaten Banggai Laut, Kamis (22/11/2018) menjalani persidangan kasus tindak pidana pemilu di Pengadilan Negeri Luwuk. Mereka di dakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaaan Negeri Banggai Laut dengan pasal 520 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang tindak pidana Pemilu. Para terdakwa dalam persidangan itu yakni Elny Honny dari partai Gerindra, Fren Silas dari PDIP, Ihlas L Lapala dari PPP, Moh Tanjung Dg Pawara dari Nasdem, Erlyna Yokom dari Perindo, Perinyanto Tanus dari Nasdem dan Indrawati S Buluan dari Perindo.

Pada dakwaan JPU Kejari Balut yang dibacakan Wiidhiarso Nugroho, SH menyebutkan, para terdakwa telah melakukan tindak pidana dengan sengaja memakai surat atau dokumen palsu untuk menjadi bakal calon anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten sehingganya para terdakwa dijerat dengan pasal 520 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang tindak pidana Pemilu. Ditemui usai persidangan Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Balut, Widhiarso Nugroho menyebutkan sebelumnya Gakumdu menemukan adanya penggunaan ijazah palsu oleh para terdakwa yang kemudian diloloskan oleh pihak KPU Balut.

“Proses belajar dan mengajar dalam pendidikan atau pendidikan kesetaraan sebagai syarat materil merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari Ijazah yang merupakan syarat formil yang kemudian diperoleh peserta didik,” kata Widhiarso Nugroho.

Hanya saja ketujuh terdakwa yang terancam pidana diatas enam tahun penjara itu oleh JPU Kejari Banggai Laut tidak dilakukan penahanan. Menurut informasi yang diperoleh media ini menyebutkan, para terdakwa tidak dilakukan penahanan karena adanya penjaminan dari pihak keluarga. Selain itu para terdakwa dinilai kooperatif serta diyakini tidak akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti serta mengulangi perbuatannya.

Menariknya, satu orang Bacaleg bernama Daing Abd Madjid dari partai Demokrat oleh Polres Banggai Laut ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah selama proses penyidikan kasus tindak pidana pemilu ini menghilang. JPU Kejari Balut dalam persidangan itu membacakan dakwaan tanpa dihadiri oleh terdakwa.

“Secara kelembagaan kami dari Bawaslu Balut sebelumnya kita telah melayangkan surat ke KPU Balut terkait adanya temuan berkaitan dengan ijazah yang digunakan para Bacaleg ini, hanya saja kemudian KPU Balut tetap saja meloloskan para terdakwa dan memasukan mereka ke dalam Daftar Calon Tetap (DCT) sehingga kemudian kasus ini kita proses di sentra Gakumdu yang kemudian bisa menetapkan mereka sebagai tersangka,” terang Ketua Bawaslu Banggai Laut Suparto Bungalo, SH ditemui di Pengadilan Negeri Luwuk.

Sidang cepat tindak pidana pemilu ini direncanakan akan selesai pada Jumat (30/11/2018) nanti dimana Hakim Pengadilan Negeri Luwuk bakal membacakan putusannya terhadap para terdakwa. ***