Bupati Buol Tinjau Lokasi Pembenihan Udang Vaname

0

 

M.Ramly Bantilan (deadline-news.com)-Buolsulteng-Bupati Buol dr. H. Amirudin Rauf S.POg, M.Si setelah meninjau secara Langsung Pelaksanaan Gebyar Vaksinasi di kecamatan Karamat dan Lakea, dilanjutkan dengan peninjauan pusat pembenihan udang vaname yang bertempat di BPBAP Morumbue, Kecamatan Lakea.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kadis Perikanan dan Kelautan bersama jajaran, Camat Lakea, dan juga Tim Vaksinasi Kabupaten Buol.

Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Morombue Dinas Perikanan Kabupaten Buol berkedudukan di Desa Lakea II- Kecamatan Lakea, telah menjadi pusat pengembangan perbenihan Udang Vannamei dengan berteknologi modern.

Hal ini merupakan Langkah inovasi bapak Bupati Buol dalam rangka memenuhi permintaan masyarakat akan bibit/ benur udang di masa ujung periode Tahun 2022.

Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Morombue Dinas Perikanan Kabupaten Buol, telah memiliki sarana dan prasarana perbenihan udang yang modern, memiliki 4 (empat) Kolam budidaya Nauplii sampai Post Larva Benur Udang, dan 2 (dua) bak kolam sterilisasi Air Baku Laut berfungsi Tandon Air Baku Laut untuk disalurkan ke Bak Pemeliharaan.

Selain itu pula, BPBAP Morombue juga telah mengembangkan pembuatan pakan alami benih udang, yaitu Skeletonema dan Artemia.

Untuk produksi Skelotema, sekarang telah terjadi over produksi dan telah berhasil melayani permintaan Perbenihan Udang Vannamei Pohuwata.

Perbenihan Udang Vannamei di BPBAP Morombue, yang dikembangkan adalah Pendenderan Benih udang, dimulai dengan pemeliharaan Nauplii hingga menjadi Post Larva (PL) dengan Ukuran sampai dengan 12 s/d 20, dan dilakukan pendaptasian atau aklimitisasi dari Air yang berkadar Salinitas 35 diturunkan sampai salinitas 10.

Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat melakukan Budidaya Udang Vannamei sesuai dengan kondisi Kadar Salinitas Air tambaknya.

Adapun pengadaan Nauplii di adakan sebanyak + 6.000.000 ekor dengan tingkat Kehidupan berhasil sampai menjadi Post Larva (PL) sebanyak 40 – 37 %, atau timgkat mortalitas mencapai 60 s/d 63%.

Dan Bibit/Benur Udang, kondisi sekarang telah siap panen atau dapat didistribusikan kepada para petambak di Kabupaten Buol.

Bupati Buol dalam arahanya sangat mengapresiasi langkah – langkah tehnis yang dilaksanakan oleh Dinas Perikanan sekaligus berharap agar benih benih yang telah tersedia dapat segera disalurkan pada masyarakat.

Pada Tahun 2022, Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Morombue Dinas Perikanan Kabupaten Buol akan kembali melaksanakan Research and Development / pengembangan Pemeliharaan Indukan Udang, sehingga dapat menjaga kontiunitas keberlangsung ketersediaan Benih/Benur. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: