BPSPL Makassar Akan Hidupkan Kembali Tambak Garam Talise

foto PLH Sekkot, Imran Lataha, SE, M.Si bersama Ir R. Andry Indryasworo Sukmoputro, MM. foto humas/deadline-news.com
0

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng-Pelaksana harian (Plh) Sekkot Palu, Imran Lataha, SE, M.Si mewakili Walikota Palu Drs.Hidayat, M.Si menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan pada kegiatan rembug daerah dalam rangka fasilitasi sarana prasarana usaha garam rakyat di pantai talise palu. Pertemuan dilaksanakan di ruang rapat Bantaya kantor walikota palu Rabu (14/08-2019).

Pelaksana kegiatan dari tim Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar bekerjasama dengan dinas pertanian dan ketahanan pangan kota Palu.

Ikut mendampingi dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Burhan H. Hamading, M.H. sedangkan pejabat dari BPSPL Makassar di hadiri langsung oleh kepala BPSPL Makassar, Ir R. Andry Indryasworo Sukmoputro, MM dan staf lainnya. Peserta pertemuan juga dihadiri para petani garam di wilayah Talise Palu Sulteng.

Dalam kesempatan tersebut kepala BPSPL makassar Ir. R. Andry Indryasworo Sulemoputra, MM menyebutkan bahwa tujuannya lebih kepada untuk membantu menghidupkan kembali usaha tambak garam rakyat di Talise melalui perbaikan dan pemulihan tambak garam dengan integrasi lahan garam atau rekonsiliasi lahan garam.

Dalam kesempatan tersebut, PLh Sekkot Palu, Imran Lataha SE M.Si menyampaikan apresiasi kepada pihak BPSPL Makassar yang memberikan pendampingan fasilitasi sarana dan prasarana usaha garam bagi warga yang mengelola usaha garam di pantai Talise.

Tentunya hal ini sangat diharapkan lokasi pengaraman rakyat di pantai Talise bisa lebih meningkatkan taraf ekonominya lebih baik lagi. Utamanya kualitas produksi garam dan yang terpenting ada wadah yang bisa memasarkan produksi garam melalui wadah koperasi dan pemasaran ke tempat lainnya dan juga lokasi penggaraman bisa menjadi lokasi obyek wisata di kota Palu.

“Tentunya melalui pertemuan ini akan diperoleh berbagai masukan dan rekomendasi untuk menangani berbagai permasalahan usaha garam rakyat di Pantai Talise kota Palu,”ujarnya. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: