Barisan MUDANA Telah Menyerahkan Donasi Warga Palu ke Keluarga Syahrir

foto Sanni Dg Baji menerima Donasi dari Warga Palu dan pribadi Gubernur Nurdin Abdullah yang diserahkan oleh ketua Barisan MUDANA Sulsel Andi Rio Ilham Mondri. foto dok Barisan MUDANA Sulsel/deadline-news.com Selasa (7/7-2020).
0

 

“Istri Syahrir, Sanni Dg Baji menerima langsung donasi warga Palu dan Gubernur Sulsel itu”

Bang Doel (deadline-news.com)-Takalarsulsel-Siang itu Selasa (7/7-2020), sekitar pukul 14:30 wita, Barisan MUDANA Sulsel yang dipimpin Andi Rio Ilham Mondri meninggalkan kota Makassar menuju Cikoang Takalar yang berbatasan dengan Kabupaten Jeneponto untuk menemui keluarga Syahrir dalam rangka penyerahan uang sebesar Rp,17,660,000 yang terkumpul dari Donasi warga Palu dan Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah.

foto Istri Syahrir yang sedang memangku Bayinya didampingi saudaranya saat ditemui rombongan Barisan MUDANA Sulsel untuk penyerahan donasi dari warga Palu. foto dok Barisan MUDANA Sulsel/deadline-news.com

Jarak tempu Makassar Cikoang sekitar 150 km dengan waktu tempu sekitar 3 jam, akibat bacet sepanjang jalan dalam kota Makassar hingga ke Gowa.

foto bersama Istri Syahrir, Sanni Dg Baji yang memangku bayinya didampingi warga Cikoang dan tim Barisan MUDANA Sulsel. foto dok Barisan Mudana Sulsel/deadline-news.com

Cikoang berada di barat daya Kabupaten Takalar dan berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Jeneponto dengan sumber penghidupan warga Cikoang rata-rata Nelayan dan Bertani.

Cikoang merupakan wilayah pedesaan yang berdekatan dengan Pantai atau laut lepas. Di Cikoang ini terkenal dengan Budaya Maudu Lompoa (Peringatan Maulid Besar-Besaran) setiap tahunnya oleh warga disekitarnya, sehingga masuk wilayah Wisata Religi di Takalar.

Tepat pukul 17:30 wita, rombongan Barisan MUDANA yang terdiri dari 15 orang itu, tiba di rumah keluarga Syahrir. Puluhan warga Cikoang yang notabene tetangga dan sanak saudar (Family) Syahrir menyambut kedatangan Barisan MUDANA Sulsel yang akan menyerahkan donasi dari warga Palu dan Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah.

Adalah Sanni Dg Baji istri Syahrir yang menerima langsung donasi dari Warga Palu dan pribadi Gubernur Nurdin Abdullah itu. Sanni Dg Baji saat menerima bantuan dari warga Palu dan Gubernur Nurdin Abdullah itu didampingi saudaranya sambil memangku bayinya yang baru berumur 20 hari.

Penyerahan donasi dari Warga Palu yakni Kerukuan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Kerukunan Keluarga Takalar (KKT), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Cabang Sulteng dan beberapa organisasi atau donator lainnya telah sampai ke keluarga Syahrir di Cikoang Takalar Sulsel.

Penyerahak Donasi warga Palu dan pribadi Nurdin Abdullah oleh Barisan MUDANA Sulsel itu disaksikan puluhan warga Cikoang.

Istri Syahrir, Sanni Dg Baji merasa bersyukur dan berterima kasi atas kepedulian dan bantuan seluruh Donasi di Palu Sulteng dan Gubernur Nurdin Abdullah.

“Kami sangat berterima kasis atas kepedulian dan bantuan warga kota Palu, manajemen RSUD Anutapura Palu serta bapak Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah yang telah ikhlas membatu kami, semoga bantuan semua pihak (bapak/ibu) mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT,”kata Sanni Dg Baji sambil meneteskan air mata harunya.

Sementara itu ketua Barisan MUDANA Sulsel Andi Rio Ilham Mondri mengatakan pihaknya telah menyampaikan amanah dari warga Palu dan Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah ke keluarga Syahrir.

“Terima kasih yang tak terhingga oleh kami selaku warga Sulsel kepada warga Palu Sulteng yang telah peduli dan berempati kepada warga kami yakni keluarga Syahrir yang notebene penduduk atau warga Cikoang Takalar Sulsel. Semoga bantuan bapak dan ibu mendapat ganjaran yang setimpal dari ALLAH SWT amin,”tutup Andi Rio.

PLT.Direktur RSUD Anutapura Palu drg.Herry Mulyadi, M.Si menjawab deadline-news.com Rabu pagi (8/7-2020) sekitar pukul 8:15 wita mengucapkan terima kasihnya kepada Barisan MUDANA Sulsel yang telah membantu menyampaikan amanah dari warga kota Palu kepada keluarga Syahrir di Cikoang Takalar.

Untuk diketahui Syahrir adalah pasien positif covid19 yang dirawat dan diisolasi di RSUD Anutapura Palu. Namun baru dua hari dalam perawatan Syahrir meninggalkan rumah sakit daerah kota Palu itu dengan alasan Istrinya hamil besar dan mau melahirkan.

Kaburnya Syahrir dari ruang perawatan dan isolasi RSUD Anutapura Palu dengan alasan pikirannya kacau karena istrinya hamil besar dan mau melahirkan itu mendapat simpati dan empati warga kota Palu diantaranya KKT, KKSS, SMSI, Gubernur Sulsel dan sejumlah organisasi sosial dan peduli kemanusiaan di Palu. Sehingga terhimpun dana sekitar Rp,17,660 Juta untuk keluarga Syahrir yang dititipkan di Bendahara RSUD Anutapura Palu. Dan telah disalurkan ke keluarga Syahrir Selasa kemarin (7/7-2020) sekitar pukul 17:50 wita di Cikoang Takalar Sulsel. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: