Angkut 1.120 Tabung Gas 3Kg Truk Tujuan Morowali Terbalik

foto truk pengangkut tabung gas 3 kg terbalik Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Honbola Kecamatan Batui Kabupaten Banggai Rabu (23/5-2018). foto Basir/deadline-news.com
0

Basir (deadline-news.com)-Banggaisultim- Lagi peristiwa kecelakaan lalulintas (Lakalantas) tunggal di wilayah hukum Polres Banggai, Rabu (23/5-2018).

Adalah truk DN 8692 BA bermuatan 1.120 tabung gas bersubisi 3Kg terbalik di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Honbola Kecamatan Batui Kabupaten Banggai.

Akibatnya ratusan tabung gas yang hendak di bawa ke wilayah Kabupaten Morowali itu, berhamburan ke badan jalan. Jajaran Polsek Batui yang menerima informasi itu langsung bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi truk naas itu dan memintai keterangan para saksi.

Kapolsek Batui IPTU Candra yang dimintai keterangannya melalui Kanit Reskrim IPDA Yogi Prasetya mengatakan, peristiwa lakalantas tunggal itu sekitar pukul 13.30 wita, di Desa Honbola Kecamatan Batui.

Mobil yang dikendarai oleh Yahya (48) warga Desa Boyou dengan penumpang Andi (37) serta Acho (45) itu, terbalik setelah salah satu ban mobil keluar dari badan jalan, sehingga menyebabkan mobil oleng ke kiri.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi menyebutkan, saat itu truk pengangkut tabung gas elpiji 3Kg itu, berjalan dengan kecepatan sedang dari arah Luwuk menuju Toili.

Saat sampai di TKP, truk berpapasan dengan kendaraan dari arah depan, sehingga sang sopir meminggirkan mobil tersebut, akibatnya ban belakang sebelah kiri keluar dari badan jalan, sampai akhirnya terbali. Muatannya pun terhambur ke badan jalan, sehingga memacetkan arus lalulintas.

“Mobil dan Supir serta penumpangnya telah kita amankan di Polsek Batui guna dimintai keterangannya, berkaitan dengan tabung gas kita akan koordinasikan dengan pihak PT Pertamina Region VII Sulawesi Tengah dan SPBBE Bunga,” terang IPDA Yogi.

Menurut keterangan Yahya kepada polisi, tabung gas 3Kg yang diangkutnya itu milik PT Ponnggawa Gas Morowali Utara yang merupakan penyalur resmi gas elpiji di wolayah Morowali Utara. Diakui Yahya, pemilik perusahaan itu bernama Agus Tampake yang beralamat di Morowali.

“Kita akan periksa legalitas angkutan dan barang yang diangkut yakni gas bersubsidi ini, supirnya serta penumpang masih kita amankan di Polsek Batui, ini masih kita koordinasikan dengan Sales Eksekutif PT Pertamina Region VII Sulawesi Tengah, jangan sampai tabung gas ini ilegal,” beber perwira satu balak ini.

Sayangnya Bastian Wibowo selaku Sales Eksekutif PT Pertamina Region VII Sulawesi Tengah yang dimintai keterangannya belum memberikan jawaban.

Pesan di WhatsApp yang dilayangkan media ini ke Bastian belum mendapat balasan berkaitan dengan legalitas agen dan pemilik ribuan tabung gas bersubsidi itu. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: