Anak Kampung Itu Kini Jadi Tokoh Nasional

ketua DPW Partai Nasdem Sulteng H.Ahmad HM.ALI, SE
0

 

Haji Ahmad HM.Ali, SE adalah putra asal kampung Wosu Kecamantan Bungku Tengah Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah. Anak lelaki pasangan H.Muhammad Ali dengan Hj.Saadiah ini lahir pada 16 Mei 1969.

Kini anak kampung itu telah jadi tokoh Nasional setelah dipercayakan menjadi salah satu ketua di DPP Partai Nasdem yakni Wakil Ketua Umum (Waketum). Struktur baru di DPP Nasdem untuk posisi Waketum itu diputuskan saat kongres II Nasdem.  Namun sebelumnya telah menjabat ketua Nasdem Sulteng periode 2013-2018.

Dan Saat ini Ahmad Ali sangat dipercaya oleh Ketua Umum DPP Partai Nasdem Suryah Palo. Sehingga tugas-tugas dan kebijakan Partainya secara nasional selalu dipercayakan kepadanya.

Suryah Palo adalah tokoh pers nasional yang ikut mewarnai perpolitik nasional di tanah air sejak Orde Baru hingga sekarang. Setelah hengkang dari Partai Golkar dan mendirikan sendiri Partai yakni Partai nasional demokrat (Nasdem) Suryah Palo banyak mewarnai kebijakan Politik Nasional.

Dan Ahmad Ali ikut serta didalamnya setelah dipercayakan menjabat ketua Fraksi Partai Nasdem di DPR RI. Sebelumnya pada periode 2014-2019 Ahmad Ali dipercayakan menduduki posisi anggota komisi V DPR RI. Kemudian ditengah perjalanannya digeser ke komisi III DPR RI yang juga sebagai Bendahara Umum DPP Partai Nasdem.

Sebagai putra daerah Sulawesi Tengah, kita patut berbangga memiliki sosok Ahmad Ali, yang diberi kepercayaan menduduki jabatan strategis sebagai salah satu ketua di DPP Partai Nasdem dan Ketua Fraksi Nasdem di DPR RI. Dan yang membanggakan lagi Ahmad Ali berperan, serta punya pengaruh besar di Partai Nasdem. Makanya tidaklah heran jika tugas-tugas ketua Umum DPP Partai Nasdem Suryah Palo sering dipercayakan kepadanya.

Masa kecil dan remajanya Ahmad Ali banyak dihabiskan di kampung halamannya di Wosu Bungku Morowali. Hal ini terlihat dari riwayat pendidikannya yakni Sekolah Dasar (SD) di Wosu tahun 1975-1981. Begitu juga saat sekolah menengah pertama (SMP) di Bungku 1981-1984 hingga ke jenjang lebik tinggi yakni SMA di Bungku 1984-1993.

Setamat SMA di Bungku, Ahmad Ali melanjutkan pendidikannya di Universitas Tadulako (Untad) tepatnya di Fakultas Ekononi pada tahun 1993-1997.

Putra pertama pasangan HM.Ali dengan Saadiah dari 6 bersaudara ini, mengawali karir politiknya di parlemen melalui Partai Patriot Pancasila (PPP) yang diketuai Yapto yang notabene ketua Umum Pemuda Pancasila. Ahmad Ali juga sebagai ketua Partai Patriot Pancasila di kampong hamalannya di Morowali ketika itu.

Pada Pemilu 2004-2009 Ahmad M Ali terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Morowali dari Partai Patriot Pancasila. Kemudian periode berikutnya yakni Pemilu 2009 – 2014 Ia terpilih lagi. Namun setengah perjalanannya pada periode ke 2 itu, Ahmad Ali mundur dari keanggota DPRD Morowali, karena ikut dalam kontestasi Pilkada Morowali pada tahun 2012.

Selain Politisi, suami dari Nilam Sari Lawira ini, juga tercatat sebagai pengusaha dengan jabatan di perusahaan sebagai Direktur Utama. Berikut nama-nama perusahaan Ahmad Ali, PT. Graha Mining Utama, PT. Graha Agro Utama, PT. Graha Istika Utama, PT.OTI EYA ABADI dan PT. Tadulako Dirgantara Travel.

Sebelum terjun ke dunia Politik Ahmad Ali dikenal sebagai aktivis pergerakan di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan KAHMI. Selain diorganisasi pergerakan mahasiswa, Ahmad Ali juga aktif di Organisasi kepemudaan yakni Pemuda Pancasila. Bukan itu saja, tapi aktif di organisasi jasa konstruksi seperti GAPENSI, kemudian Asosiasi aspal beton (AAB), dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN).

Keluarga Ahmad Ali di kampung halamannya Wosu Morowali termasuk salah satu keluarga terpandang dan mapan ekonominya. Babagaimana tidak, ayahnya memiliki kawasan perkebunan kelapa dalam yang luas dengan mengolah Kopra. Selain itu memiliki perkebunan kelapa sawit, lahan tambang dan ratusan ekor Sapi peliharaannya (Ternak).

Selain sukses di kanca politik nasional, Ahmad Ali juga berhasil mendorong Istrinya yakni Nilam Sari Lawira sebagai tokoh politik lokal dengan posisi ketua DPRD Sulteng. Ada tiga daerah Kabupaten yang ketua DPRDnya berasal dari Partai Nasdem, yakni DPRD Parigi Moutong, Morowali dan Tojo Una-Una.

Kemampuan Ahmad Ali secara nasional diakui oleh Rusdy Mastura (Cudy) yang saat ini diusung oleh Partai Nasdem dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah 2020-2026.

“Saya bangga dengan kemampuan adinda saya Ahmad Ali. Ditengah percaturan politik tingkat nasional, sosok Ahmad Ali mampu meloby partai-partai Politik ditingkat nasional untuk mengusung kami di Pilgub Sulteng 2020,”ujar mantan walikota dua periode itu dalam sebuah kesempatan di salah satu warkop pekan lalu.

Cudy berpasangan Ma’mun Amir di Pilgub Sulteng diusung oleh Partai Nasdem, Partai Golkar, Perindo, PAN, PPP, Demokrat, PKS, Hanura, PKB dan Partai GARUDA. ***

 

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: